Tingkatkan Transparansi Informasi, Mahasiswa KKN Unhas Gelar Pelatihan PPID dan Copywriting untuk Aparatur Kelurahan Leang-Leang

MAROS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Keterbukaan Informasi Publik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) merampungkan program kerja bertajuk "Pelatihan Pemilihan Informasi PPID, Teknik Copywriting, dan Upload Media Sosial bagi Staf Kelurahan". Kegiatan ini bertempat di Kantor Kelurahan Leang-Leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, pada Selasa (21/07/2026).
Program ini dirancang untuk menjawab tantangan tata kelola informasi publik di Kelurahan Leang-Leang agar dapat dikelola secara mandiri dan transparan melalui media sosial resmi. Selama ini, perangkat kelurahan kerap menghadapi kendala dalam memilah dokumen publik yang aman untuk disebarluaskan. Selain itu, kemasan pesan pelayanan publik dinilai masih kaku sehingga kurang informatif bagi masyarakat lokal.
Pelaksanaan kegiatan dikemas secara efisien dan interaktif. Rangkaian acara meliputi pemaparan materi komprehensif, bedah contoh kasus dokumen informasi PPID, penjelasan formula copywriting media sosial, hingga penyerahan buku pedoman langkah praktis publikasi.
Penanggung jawab program kerja, Nikita Maulana Putri, menjelaskan bahwa pelatihan difokuskan pada penguatan kapasitas aparatur kelurahan dalam memilah dokumen ke dalam tiga kategori utama Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID):
· Informasi Berkala: Profil dan ringkasan anggaran kelurahan.
· Informasi Setiap Saat: SOP pengurusan syarat pelayanan administratif dasar (seperti SKU dan SKTM).
· Informasi Serta-Merta: Imbauan darurat, bencana, atau penyaluran bantuan sosial.
“Melalui pelatihan ini dan penyerahan buku saku panduan praktis, kami berharap staf kelurahan dapat dengan cepat memilah mana informasi publik yang aman disebar serta mampu menyusun pesan dengan teknik copywriting yang komunikatif. Dengan demikian, warga bisa mendapatkan akses informasi pelayanan publik secara transparan, akurat, dan mudah dipahami langsung dari akun media sosial resmi kelurahan,” ujar Nikita Maulana Putri.
Selain fokus pada klasifikasi berkas, pelatihan ini turut membekali peserta dengan formula copywriting sederhana yang terdiri dari tiga elemen dasar: Headline Pemikat, Detail Pesan yang Jelas, dan Call to Action (CTA). Staf kelurahan juga dibekali panduan teknis pengunggahan konten visual serta pemanfaatan fitur Highlights (Sorotan) media sosial. Fitur ini penting agar dokumen pelayanan krusial tetap mudah diakses warga kapan saja tanpa tertimbun unggahan baru.
Melalui sinergi ini, mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Unhas berharap Kelurahan Leang-Leang mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan adaptif digital. Hal ini diharapkan membuat pelayanan informasi publik kepada masyarakat dapat berjalan lebih cepat, optimal, serta berkesinambungan.


